Ekonomi

3 jawaban Kenapa Negara Harus Punya Hutang

Pemerintah akan terus menjaga kebijakan fiskal dan defisit APBN sesuai aturan perundang-undangan. Oleh karena itu pengelolaan utang selalu di lakukan secara prudent dan profesional. , agar masyarakat dapat memahami dan turut mengawasi pengelolaan utang pemerintah. di bawah ini adalah beberapa point jawaban soal Utang Negara.

1. Apakah utang pemerintah berdampak negatif bagi masyarakat?

Utang adalah hal yang baik apabila di kelola dengan baik. Setiap rupiah utang yang di lakukan pemerintah di manfaatkan untuk membiayai kegiatan yang sifatnya produktif dan investasi dalam jangka panjang seperti membangun infrastruktur, membiayai pendidikan dan kesehatan yang dalam jangka panjang akan menghasilkan dampak berlipat untuk generasi mendatang.

2. Mengapa negara berutang?

Ketertinggalan infrastruktur dan masalah konektivitas menimbulkan tinggi nya biaya ekonomi yang harus di tanggung oleh masyarakat hingga rendahnya daya saing nasional. Inilah yang menjadi dasar pemerintah mengakselerasi pembangunan infrastruktur demi mengejar ketertinggalan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Saat ini pemerintah mengambil kebijakan fiskal ekspansif d imana Belanja Negara lebih besar daripada Pendapatan Negara untuk mendorong perekonomian tetap tumbuh.

 3. Benarkah Indonesia berutang untuk memajukan Indonesia?

eadaan sekarang ini Pemerintah tidak dapat menunda kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Sebab jika di tunda maka di masa depan seiring dengan kenaikan harga maka, biaya untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut aka semakin tinggi. Jadi Pemerintah tetap harus membayar biaya-biaya kebutuhan tersebut walau pendapatan kita terbatas. Utang menjadi alat untuk membayar kekurangan biaya-biaya tersebut. Jika nanti infrastruktur telah memadai dan SDM kita telah kompeten maka kita dapat bersaing dengan Negara tetanga bahkan dengan dunia.

  • Berutang adalah pilihan kebijakan yang rasional untuk menyelesaikan pembangunan yang tidak bisa di tunda. Utang adalah alat (tool) untuk mengakselerasi pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan rakyat.
  • Pemerintah berutang bukan sekedar buat menutup biaya operasional seperti layaknya utang untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari lho. Utang tadi berguna agar kita punya sumber daya lebih banyak untuk pembangunan Indonesia, bukan soal konsumsi aja.
  • Kalau infrastruktur udah bagus, transportasi akan lebih mudah. Kalau transportasi mudah, biaya kirim barang jadi makin murah. Semakin murah biaya kirim barang, akan semakin murah harga jual barang. Yang senang kita-kita juga, ya kan?
  • Kalau barang murah, masyarakat makin banyak yang bisa beli, perekonomian makin lancar, rakyat makin sejahtera, bukankah itu yang kita inginkan bersama?
  • Nah, makanya nih, pembangunan ngga bisa di tunda lagi. Semakin lama, biaya pembangunan infrastruktur bakal makin mahal. Sama kaya beli properti, harus bisa di usahakan secepatnya keburu harga naik terus. Selain itu, dari pembangunan infrastruktur tadi manfaat ekonomi dan sosialnya berlipat-lipat. Kita jadi punya nilai tawar dan daya saing yang lebih tinggi.
  • Menurut BPS, populasi penduduk Indonesia saat ini di dominasi kelompok umur produktif yakni antara 15-34 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia sedang memasuki era bonus demografi, di mana kelebihan penduduk usia produktif bisa di manfaatkan untuk peningkatan pembangunan. Di perkirakan, era bonus demografi ini akan mencapai puncak nya pada periode 2025–2030. Utang pemerintah saat ini juga di tujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan, untuk menjamin bonus demografi tadi benar-benar menjadi generasi penduduk yang berkualitas, cerdas dan sehat sehingga berguna bagi pembangunan Indonesia.
  • Tingkat kemiskinan di Indonesia saat ini juga masih di atas 10% dari jumlah penduduk. Selain itu ada masalah tingkat kesenjangan yang masih tinggi yang perlu di selesaikan, dengan menaikkan taraf ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah (bukan dengan menurunkan taraf ekonomi masyarakat menengah ke atas), makanya perlu program perlindungan sosial masyarakat antara lain melalui peluncuran Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), subsidi pupuk, tunjangan BPJS dan lain-lain.
  • Jadi berutang saat ini adalah pilihan yang logis dan rasional untuk kemajuan Indonesia. Kita berutang untuk hal produktif yang bisa di nikmati sekarang dan masa mendatang. Kita punya kebutuhan penting, mendesak dan prioritas saat ini. Tinggal kita memilih mau di penuhi dari sekarang atau menunggu nanti terkumpul uangn nya. Jika di tunda ini bisa mengakibatkan kerugian finansial yang lebih besar misal ketinggalan waktu dan kesempatan (momentum) dan kenaikan harga karena inflasi. Oleh karena kita perlu belanja ekspansif untuk belanja produktif, maka pembuatan anggaran kita menerapkan kebijakan defisit.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button